I Like You (좋아합니다)-Jae’s Story-

Title : I Like You (좋아합니다) –Jae’s story-

Cast :

Jae Day6

Song Min Ji(OC)

*Jae POV*

                Hai, aku Jae! Nama panjangku Park Jaehyung. Aku adalah orang yang bisa dibilang sial. Sial karna harus mengulang masa sekolahku, sial karna dipandang sebagai nerd abadi. Mungkin semua bingung mengapa aku dipanggil nerd tetapi mengulang masa sekolahku. Jadi aku baru pindah ke Seoul saat aku berumur 8 tahun. Dan sebelumnya aku tinggal di LA. Bukannya sombong, tapi aku adalah anak akselerasi dimana aku ditempatkan di kelas 6 sekolah  dasar saat aku di LA. Dan saat aku masuk sekolah baruku, aku ditempatkan dikelas yang seusia denganku karena sistem akselerasi belum berjalan di Seoul. Dengan berat hati aku dan keluargaku mengikhlaskan hati.

                Pandanganku menyebar ke seluruh penjuru kelas. Hmm, hanya anak-anak yang belum dewasa dengan minat belajarnya kurang. Aku rasa masa sekolahku akan berlangsung dengan kebosanan setiap saat. Tapi ada sesuatu yang menarik minatku. Ada seorang anak perempuan yang sibuk dengan clay. Ia punya teman, tetapi temanya asik ngobrol dan dia sibuk dengan clay nya. Dari bentuknya ia sedang membuat bunga. Bagus sekali bentuknya dan detail yang sangat rinci. Ia tersenyum melihat hasil karya nya. Dan menurutku itu sangat manis dan polos.

“ Baiklah anak-anak . kita kedatangan teman baru. Ayo kenalkan dirimu” ucap guru itu.

“Hello. Aku Jaehyung. Park  Jaehyung. Aku pindahan dari LA. Senang bertemu dengan kalian.” Ucapku singkat. Aku lihat anak perempuan itu menatapku kagum. Apa yang keren sih sampai dia menatapku  lekat?

“Baiklah, Jae. Kau duduk sebelah Min Ji ya. “ ucap guruvitu sambil menunjuk perempuan yang sejak tadi menarik perhatianku. Oh ternyata namanya Min Ji.

                Aku melangkahkan kakiku menuju meja paling belakang di pojok kanan kelas. Aku lihat Min Ji seperti antusias dan segera menggeser kursinya agar aku bisa duduk. Aku duduk dan menatapnya. Sungguh ia amat manis dan matanya seakan mengatakan bahwa ia kagum terhadapku.

“Hei, kau taka pa-apa? Kau sudah melihatku sejak tadi dan tidak berkedip. “ tanyaku.

”Ah, maaf. Aku hanya takjub karna baru pertama kali aku melihat orang luar negeri. Kau keren sekali.” Jawabnya polos.

“Orang tua ku asli korea. Aku hanya lahir dan besar di LA. Jadi aku tidak sepenuhnya orang luar negeri.” Ucapku sambil tersenyum.

“Tapi kau terlihat tampan dan keren seperti orang luar negeri. Oh iya, namaku Min Ji. Song Min Ji. Senang berkenalan denganmu.” Ia tersenyum lebar padaku.  Dan sejak itu aku selalu bersama Min Ji. Hingga akhi rnya aku  tau kalau aku adalah orang  yang memiliki kesialan yang lebih besar dari sebelumnya. Aku menyukai sahabat kecilku.

-Are We Friends?-

                Yah , aku sangat sial.  Perempuan yang telah menjadi sahabatku selama 9 tahun ini masih berstatus sahabatku. Pada awalnya aku hanya menganggap ini hanya cinta monyet yang nanti akan hilang dengan sendirinya. Tapi nyatanya semakin lama aku semakin sayang padanya. Walau aku terlalu takut akan mengusik persahabatan kita.

Kini kami sudah berada di perguruan tinggi. Aku jurusan seni music dan Min Ji seni rupa. Banyak yang menganggap aneh tentang jurusanku. Aku yang terkenal di sekolah karna nerd memilih music untuk jurusanku. Semua orang menganggap aku aneh. Tapi hanya Min Ji, orangtuaku,dan sahabatku saja yang tidak mengejekku. Mereka semua tau apa yang memang menjadi minatku. Terlebih Min Ji. Ia sangat peduli padaku. Dan itulah mengapa aku tidak bisa berpaling darinya. Aku tidak bodoh untuk mengetahui bahwa cintaku bertepuk sebelah tangan. Tapia pa yang bisa ku perbuat? Hanya berada disampingnya sudah sangat cukup

“Yo, Jae hyung! Sedang apa kau? Memikirkan Min Ji? Aigoo..” Yonghyun mengagetkanku dari daydream ku. Ya, yang tau aku menyukai Min Ji sudah banyak, termasuk orangtuaku. Bukan hal yang aneh jika orangtuamu dapat menebak perasaan anaknya pada seorang perempuan yang sejak dulu sering bermain ke rumahku. Dan lebih parahnya, orangtua Min Ji juga tau aku suka padanya. Hah..

“Hyung, kalau kau seperti ini bagaimana nanti saat Min ji menemukan lelaki idamannya dank au tidak lagi disisinya? Kau masih bahagia?” kata Dowoon yang paling muda namun enath bagaimana bisa seangkatan denganku dan Yonghyun .

Benar, jika dia sudah menikah dengan lelaki lain aku harus apa? Segera aku mencari Min Ji. Aku mendengar Dowoon dan Yonghyun sudah tertawa terbahak-bahak. Aku tidak peduli. Aku hanya harus mencari Min Ji dan mengungkapkan perasaanku selama ini padanya. Aku tidak peduli dia akan menolak dan menjauhiku.

*Min Ji POV*

Hai aku Min Ji. Song Min Ji.  Menurutku, aku adalah orang terberuntung. Kenapa? Karna aku bisa bertemu dengan Jae! Sejak sekolah dasar aku sudah kagum padanya, dia seperti orang luar negeri yang sangat tampan. Aku bingung mengapa semua orang bilang Jae adalah nerd? Untukku dia keren, dengan kacamatanya ia terlihat pintar dan semakin menarik.

Ya, sejak awal aku sudah menyukai Jae, dari pertamakali ia mengajakku berbicara. Dan ia pandai dalam berbahasa inggris, poin plus untuk itu. Badannya tinggi tapi tidak banyak otot sehingga banyak yang bilang ia memiliki badan seperti kayu. Tapi itu tidak mengurangi kekerenan Jae. Anggap saja aku dibutakan oleh cinta. Tapi begitu adanya, aku sangat mengagumi Jae. Saat di SMP, aku baru mengetahui bahwa ia sangat jago bermain gitar dan suara nya sangat indah untuk didengar. Banyak siswi yang menyukainya dan menyatakan perasaannya, tapi Jae selalu menolaknya. Aku bingung. Apa jangan-jangan ia tidak suka perempuan?

“Tidak, Min Ji. Tidak mungkin. Tidak mungkin. Tidak mungkin.” Kataku tanpa sadar sambil berjalan menuju tempat biasa aku dan teman-temanku berkumpul. Mataku tak focus ,dan secara tiba-tiba ada orang yang menabrakku hingga aku terjatuh. Sakitnya tidak seberapa, malunya itu lohh

“Hey, hati –hati kalau sedang berjalan!” ucap perempuan yang menabrakku. Aku hanya bisa menunduk dan meminta maaf. Tak lama ada tangan yang mengangkatku dari posisi terjatuh. Dan dia adalah Yonghyun oppa. Yonghyun oppa adalah oppaku. Kami memiliki nama belakang yang berbeda karna aku diadopsi oleh keluarga Kang dan aku menolak untuk mengganti nama belakangku. Jae oppa juga tau hal ini, itulah yang membuat Jae dekat dengan Yonghyun oppa.  Walaupun Jae lebih tua dariku dan Yonghyun oppa, Jae tidak pernah menyuruhku memanggilnya oppa. Entah alasannya apa.

“Ya, sedang apa kau dilantai? Cepat rapihkan bajumu. Kalau Jae hyung melihatmu, ia pasti sudah berlari dengan panic menujumu.” Aih.. oppa ini. seluruh keluargaku tau kalau aku menyukai Jae. Kadang saat Jae main ke rumahku, pasti orangtuaku akan mengejek kami. Aku tak ingin Jae risih. Tapi untungnya Jae masih main ke rumahku dan masih mengundangku ke rumahnya,

“Hey, jangan melamun. Kau bisa kesambar petir sayang. Daripada melamun lebih baik kau menyatakan perasaanmu pada Jae hyung.” Ucap Yonghyun oppa. Aku berdecih .

“Oppa, aku ini perempuan yang tidak mau membuang harga dirinya hanya untuk menyatakan perasaan duluan dan berakhir ditolak. Aku juga sudah bahagia seperti ini. “ ucapku .

“Kau yakin? Kalau dia menikah bagaimana?kau masih akan bersama dengannya?”

JLEB

Aku tidak pernah berfikiran hal seperti itu!!! Bagaimana jika Jae menikah dengan perempuan lain? Aku belum siap! Aku akan mencari Jae dan mengungkapkan semuanya.

*other POV*

Kita semua tau bahwa sesungguhnya mereka saling mengejar, namun tidak ada yang berani menunjukan perasaannya karna ikatan persahabatan. Memang persahabatan mereka benar-benar menjadi penghalang terbesar bagi mereka.

Akhirnya mereka berdua dipertemukan di sebuah taman yang sepi. Dua –duanya mengatur nafas sambil menyelami mata satu-sama lain. Jae maju satu langkah dan Min Ji melakukan hal yang sama hingga akhirnya mereka sangat dekat.

“AKU MENYUKAIMU SEJAK PERTAMA KALI BERTEMU DENGANMU! JADILAH PACARKU!” ucap mereka bersamaan. Mereka tertegun dan tertawa bersama. Jae memeluk Min Ji dengan erat.

“Sungguh, percayalah padaku. Aku sangat menyukaimu sejak dahulu. Sejak kau mengajakku berbicara dan mengatakan aku keren. Aku jatuh hati dan tidak bisa melepaskan pandanganku darimu.  I like you. Really like you.” Ucap Jae yang diakhiri dengan sebuah kecupan manis dibibir MinJi.

“Jae kau tau aku selalu menyukaimu. Namun kau terlihat selalu menjaga jarak denganku. Aku pikir kau benci denganku.” Min Ji memeluk Jae lebih erat. Jae hanya tertawa dan tidak menjawab Min Ji. Sejak saat itu mereka bersatu danmenajdi sepasang kekasih. Bertahun-tahun berlalu dan akhirnya mereka menikah. Dan Jae sudah bekerja di sebuah label terkenal sebagai songwriter dan Min Ji menjadi guru kerajian tangan. Mereka hidup bahagia J

_Part 1 End_

Haiiii,… Author 2 kembali dengan i like you: jae’s story~~ semoga kalian semua suka yaaaa ~~ Tunggu Young K’s story dan Dowoon’s story nya yaaaa~~~~

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply Here

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s