Crazy Idea~

Tittle : Crazy idea~

Cast  :

Cho Hyo Jin

Jung  Yonghwa (Yonghwa CN Blue)

Other :

Park Eun Hye

Jung Yoon Hee

Kim Hwa Yeon

Cho Kyuhyun

Genre        : romance, school life , smut

Ratt   : G

Author       : Cho Hyo Jin a.k.a Author 2~

Anyeong readers!!!!

Author bawa cerita tentang Yonghwa oppa~

Entah kenapa otak yadong Auhtor sedang berjalan lancar tanpa buffering..

Jadi yah, FF-nya ceritanya G tapi ada smut nya sedikit hehe…

Makasih yang udah mau baca FF nista dari Author 2*terharu*

Author tau ini sedikit(mungkin banyak) mainstream tapi ini yang bisa Author berikan *jijik*

Oh ya, Author nyelipin lagu Amber feat Eric Nam yang Just Wanna karna so sweet banget liriknya^^

Coba dengerin lagu itu sambil baca FF ini pasti.. gak nyambung hha~

Yah, lebih baik kita mulai ceritanya..

Happy reading!!!!

———————————————————————————-

‘Kau tidak usah bernyanyi, desahanmu sudah sangat merdu ditelingaku~’ –Yonghwa-

.

“Ya! Jung Yonghwa!! Kau harus bertanggung jawab,eoh!!!” suara melengking itu datang dari ketiga  yeoja yang baru memasuki suatu kamar dengan wajah shock. Sangat berbeda dengan seorang namja dibelakangnya. Terlihat sang namja yang tersenyum bangga. Suaranya sampai membangunkan kedua insan yang tadinya masih terlelap dengan damai.

“K-kalian..” Sang yeoja tergagap melihat teman-temannya menatap garang padanya.

“Sudah bangun, Cho Hyo Jin?” tanya Kyuhyun dengan senyuman dan mata berkaca-kaca. Yah, nama yeoja itu Hyo Jin. Dan namja di sebelahnya pasti kalian sudah tau karana disebut diawal cerita. Ya, Yonghwa.

“T-tenang.. aku bisa jelaskan ini.” Entah sejak kapan Yonghwa sudah bangun. Ia mengambil nafas dalam lalu berkata,

“Sebenarnya….”

*Flashback on*

Hyo Jin merasa sedih karna keadaannya sekarang ini. Ia sedang sakit tenggorokan sehingga ia tidak mencapai nada tinggi saat berlatih menyanyi tadi. Akhirnya Hyo Jin sampai di apartementnya. Yah, ini adalah apartementnya bersama tiga sahabatnya.

“Hyo Jin-ah~” panggil Yonghwa yang merupakan senior dan oppa dari salah satu sahabatnya, Yoon Hee.

“Waeyo, oppa?” tanya Hyo Jin sambil menutupi suara seraknya.

“Kau sudah tau tentang konser universitas kita?” tanyanya. Aku menggelengkan kepalaku.

“Belum. Memang kenapa?”

“Kita akan bernyanyi bersama. Ini lagu yang akan kita bawakan.” Yonghwa mengulurkan tangannya untuk memberi partitur lagu yang akan mereka bawakan.

“Omona~ ini lagu Just Wanna? Aku suka sekali lagu ini!! Neomu joha~~” Hyo Jin berteriak sehingga suara seraknya terdengar Yonghwa.

“Hyo Jin, gwaenchana?”

“Sebenarnya aku sedang sakit tenggorokan. Bisakah oppa membantuku?” Hyo Jin menggunakan puppy eyesnya.

Andai ia tau kalau Yonghwa sudah tidak tahan untuk tidak ‘memakan’nya. Sebenarnya ia sudah memendam perasaan suka pada Hyo Jin sejak kecil. Mereka bertiga- Yonghwa,Yoon Hee, dan Hyo Jin- merupakan teman kecil.

Cling(?)

Kalau ini cartoon pasti sudah terlihat lampu yang bersinar diatas kepala Yonghwa.

“Aku tau bagaimana menghilangkan suara serak itu. ini semua karna kau jarang pemanasan. Kajja aku akan mengajarimu pemanasan suara yang benar. “ Yonghwa menarik tangan Hyo Jin kedalam kamar Hyo Jin.

“Benarkah? Oppa baik sekali. Aku harus bagaimana?” Hyo Jin berkata dengan polos. Ia tak sadar bahwa ada yang sedang mengincar tetesan darah keperawanannya. –ini bukan horror-

“Yoon Hee, Hwa Yeon dan Eun Hye mana?” tanya Yonghwa.

“Eh? Eun Hye sedang ada kelas, sedangkan maknae pabbo itu sedang jalan dengan Kyu oppa.Yoon Hee sedang ada penelitian kan? Kau ini aneh sekali. Kau kan oppa nya Yoon Hee.” kata Hyo Jin.

“Aigo, aku lupa. Kapan mereka akan kembali?” tanya Yonghwa.

“Molla~ tapi kata mereka mungkin besok siang mereka sudah datang.” Jawab Hyo Jin polos.

“Baiklah. Ini akan mudah dilakukan.” Bisik Yonghwa.

“Mudah? Memang kita kan apa?” Sayang sekali Hyo Jin tidak menyadari adanya bahaya yang mengincarnya.

“Mudah saja. Kita nyanyikan lagu itu dengan posisi kau dipangkuanku. “ Yonghwa duduk di sofa panjang itu. Hyo Jin masih terdiam.

“Apa itu bisa membuat suaraku kembali?” ia menatap tak percaya pada Yonghwa.

“Tentu. Kalau kau tidak percaya, kita buktikan saja.”

Hyo Jin duduk dipangkuan Yonghwa dengan posisi saling berhadapan. Awalnya ia merasa sedikit merasa aneh. Namun, demi suaranya ia rela.

“Baik. Akan kumulai. “ Music minus one itu terdengar dari handphone Yonghwa. Yonghwa menarik nafasnya lalu bernyanyi sambil menatap Hyo Jin lekat. Ia ingin setiap lirik yang ia ucapkan tersampaikan pada Hyo Jin.

When I first walked in the room

I saw your face

Baby girl i was so amazed

I caught you smilling back at me

But i didn’t know what to say

Ia bernyanyi sambil menyentuh wajah Hyo Jin. Hyo Jin yang terlena akan sentuhan Yonghwa hanya memejamkan matanya. Tangan Yonghwa mulai bergerak nakal.

Sekarang giliran Hyo Jin yang bernyanyi. Ia menatap Yonghwa. Sebenarnya ia sudah menyukai Yonghwa sejak kecil juga. Mereka ternyata saling mengejar.

Sama seperti Yonghwa ia ingin Yonghwa tau kalau ia sangat mencintainya.

Hey now baby boy

Don’t you know

I’m ready for you,you,you

Now boy what you gonna do

Yonghwa menangkap pesan dari Hyo Jin. Ia membelai rambut Hyo Jin.

(Eric Nam )Cause i know you the one i’ve been searching for

(Amber)I know with you my life means more

(Eric Nam)I wish i could say these things to you

(Amber) Come here baby boy let me listen to you

Tak hanya suara mereka yang beradu. Mata mereka saling beradu. Melemparkan tatapan sayang satu sama lain. Entah kenapa mereka baru sadar jika mereka sudah tidak menggunakan sehelai baju. Rona merah mulai menjalar di kedua pipi Hyo Jin. Yonghwa mengangkat wajah Hyo Jin. Memandangnya intens.

I just wanna love you

Give me that chance wanna hold

Baby you know that i need you i need you

And i’m wondering all the time

Yonghwa menyanyikan itu sambil terus mengusap pipi Hyo Jin. Hyo Jin tersenyum dan membalasnya dengan nyanyiannya

If you love come on over get to know me

Baby cause i know you need me, you need me

And i want you in my life

Hyo Jin memeluk Yonghwa. Yonghwa melepaskan pelukannya dan mematikan lagu dari handphonenya.

“Hyo Jin, saranghae.”

“Nado saranghae, Yonghwa oppa”

“Can i?” Yonghwa menghirup

“Sure. I’m yours.”

“Thanks.”

Ciuman pun bisa dilewatkan pasangan ini. Memang awalnya hayna sebuah frech kiss biasa. namun semakin lama semakin menuntut  sehingga Yonghwa sudah berada diatas Hyo Jin dengan tangan yang berkeliaran liar.

Hyo Jin menimatinya. Ia disentuh oleh orang yang ia pikir tidak dapat ia dapatkan. Seorang Jung Yonghwa.

Tinggalah desahan- desahan yang menemani mereka.

 *Flashback off*

“Aish, jinjja! Solusi macam apa itu sebagai calon dokter itu tidak masuk akal!” teriak Yoon Hee. Ia bahkan sampai bangkit dari duduknya.

“Jinjja.. Hyo Jin eonni, neon jongmal pabboya!!!” Hwa Yeon memukul kepala Hyo Jin.

“Aw.. Appoyo~ tapi itu berhasil. Buktinya suaraku sudah tidak serak lagi!” Hyo Jin mengelus kepalanya. Lalu Yonghwa mencium pucuk kepala Hyo Jin dengan lembut yang berakibat banyaknya decihan dari keempat orang yang berada disitu.

“Bisakah kalian tidak pamer kemesraan? Kau tau kan disini ada yang ehemjombloehem.” Kyuhyun mengecilkan suaranya di akhir kalimat. Yah, ia sedang mengejek Eun Hye.  Sedangkan yang diejek hanya mengerjapkan matanya polos hingga..

PLUK

“Ya!! Oppa !!! Sini kau!! Akan kupotong kecil-kecil kau!!”  Jurus tenaga kuda Eun Hye pun keluar. Yah, itu kata yang paling cocok. Tenaga kuda.

“Ya, sudah hentikan dulu! Kenapa kau polos sekali,eoh? Aku saja langsung tau kalau kau akan berakhir di ranjang saat mendengar cerita Yonghwa.” Hwa Yeon bertanya.

“Itu semua karna aku masih polos. Tidak sepertimu! Kau sudah tercemar dari Oppa pabboku! Kau itu pelupa tapi untuk urusan yadong tak pernah lupa! Kalian adalah pasangan yadong!!” Hyo Jin berkata.

Yah, Hwa Yeon sudah sekitar dua tahun berpacaran dengan Kyuhyun. Yang merupakan oppa dari Hyo Jin.

“Memang kau tidak yadong? “ Yoon Hee menatap Hyo Jin dengan tatapan meremehkan. Hyo Jin merasakan kalau akan ada yang terjadi padanya.

“Lalu ini apa?!” Yoon Hee membuka laptop Hyo Jin dan membuka folder yang tertulis ‘Innocent’. Dan omona!! Itu folder yang berisikan video yadong! Yonghwa hanya tekaget melihatnya.

“Pantas saja kau terlihat sangat ahli saat women on top.” Yonghwa menggoda Hyo Jin. Wajah Hyo Jin memerah.

“Ya! Kau membongkar aibku!” Hyo Jin memukul kapala Yoon Hee.

“Aw~ Siapa suruh kau bermasturbasi setiap malam sambil memanggil oppaku, eoh?” Yoon Hee semakin memojokan Hyo Jin.

“Wah? Jinjjayo?” Eun Hye berpekik kaget.

“Ne! Berisik sekali! Aku bahkan merekamnya. Dengarkan ini!”

Yoon Hee membuka handphonenya dan memutar rekaman suara Hyo Jin.

“ehmm.. ahhh.. ssh.. lebih.. moreh.. deeper,, akh! Disith~ yah, disituh.. Akh, Yonghwa oppa.. Shh~ Ahh.. F-faster.. like that~ ah~ Aku hampir,.. sampaih.. Ahh..ah.. Ah.. oppa!~ Ahh~ Feels good~”

Rekaman itu selesai. Yonghwa yang sedang menahan ‘adik’nya yang hendak bangun mendengar suara Hyo Jin.

“Aigoo~ ternyata kau juga nakal, Jinie~” panggil Kyuhyun.  Hyo Jin? Ia sedang berusaha menutupi rona merah pipinya di dada Yonghwa.

Saat hendak memarahi Yoon Hee lagi, tiba-tiba..

KRINGG KRINGGG

“Omo! Ravi Oppa! Yeoboseyo!! Oppa~” Yoon Hee segera keluar kamar dengan bahagia. Hyo Jin hanya mengutuk Ravi yang menelpon Yoon Hee disaat yang tidak tepat-baginya-

FYI, Ravi itu adalah namjachingu Yoon Hee yang sekarang berada di Amerika karna perjalanan bisnis. Dan merupakan sepupu dari Hwa Yeon.

“Chagi, apa kau mau ‘olahraga’ pagi?” tanya Kyuhyun sambil menaik turunkan alisnya itu. Hwa Yeon memukul manja lengan Kyuhyun dan langsung menari Kyuhyun ke kamar mereka-kamar Hwa Yeon lebih tepatnya-

“Eun Hye-ah, kau tidak keluar?” tanya Yonghwa sambil menatap Eun Hye yang sudah badmood.

“Kalau aku keluar kalian akan melakukan lagi kan? Daripada aku frustasi di kamar lebih baik aku melihat secara live saja. Tak usah malu-malu.” Eun Hye menyamankan duduknya.

“Kau tau saja. Aku sudah sangat hard mendengar desahan Hyo Jin tadi. Ternyata desahannya memang lebih merdu daripada suaranya.” Yonghwa menggoda Hyo Jin.

“Oppa~ jangan begitu aku malu” Hyo Jin makin memeluk Yonghwa.

“Jadi kau mau nonton live? Boleh saja. Mari kita beri pertunjukan yang hebat unutk Eun Hye! ”  Yonghwa tersenyum. Berbeda dengan Hyo Jin.

“Andwae!! Ah~” Teriakan Hyo Jin berubah menjadi desahan saat Yonghwa memainkan nipple Hyo Jin.

“Akh!! Aku tak sanggup!!” Eun Hye sudah berlari terbirit-birit menuju luar rumah. Kamar ini bukan tempat yang aman untuknya dan juga otak polosnya.

Hyo Jin dengan Yonghwa , Kyuhyun dan Hwa Yeon yang sama berisiknya dengan Hyo Jin.

Eun Hye pergi mengungsi ke kamar Yoon Hee. Dan itu adalah pilihan yang sangat sangat tidak tepat.

“Yoon Hee, aku ingin disini dulu. Aku tidak betah dengan desahan dua couple itu. Mereka berisik sekali.. kau tau? Mereka bahkan menunjukan sec-“

Eun Hye menatap keadaan sekelilingnya.

  1. Cairan yang entah apa dan darimana
  2. Yoon Hee yang tertidur dengan nafas yang tidak teratur
  3. Sebuah alat yang tertanam di’dalam’ Yoon Hee.
  4. Desahan dari Yoon Hee

Dari ciri-ciri diatas En Hye langsung keluar dari kamar itu menuju luar rumah. Tetap dengan teriakannya.

“AAAAA!!!!!”

Ternyata Yoon Hee sedang..

.

.

.

melakukan phone sex…..

Mirisnya hidup Eun Hye.

BRUK

“Mianhae. Aku tidak melihatmu tadi.” Seorang namja membantu Eun Hye bangun. Eun Hye menatap namja itu sampai tidak berkedip.

“Kau tidak apa-apa, Agasshi?” tanya namja itu khawatir.

“Gwaenchanayo. Bolehkah kutau namamu?” Eun Hye merasa jantungnya berdegup dengan cepat saat melihat namja ini.

“Tentu. Ini kartu namaku. Disitu ada nomer handphoneku. Senang mengenalmu…”

“Eun Hye. Park Eun Hye.”  Jawab Eun Hye antusias.

“Baiklah, Eun Hye. Aku harus pergi. Aku tunggu telponmu^^” namja itu meninggalkan Eun Hye yang masih tersenyum dan tak bisa tau harus bagaimana.

“Apa ini yang namanya jatuh cinta? Aku? Jatuh cinta? Yay~~~~” Eun Hye berteriak di tengah jalan.  Ia melihat kartu nama itu. ia mengeja namanya.

“ Kim.. Tae..hyung, Kim Taehyung!!! Kau akan jadi milikku!!” Teriak Eun Hye.

Tanpa Eun Hye sadari, ada lima orang yang sedang melihat tingkah bodohnya itu.

“Sepertinya karna ini lah  Eun Hye eonni  tidak boleh jatuh cinta.”- Yoon Hee

“Itu Eun Hye eonni? Eh? Eun Hye eonni itu siapa?”-Hwa Yeon

“Neon nuguya?  Nan molla~”-Hyo Jin.

Kita tinggalkan saja Eun Hye bergila ria.

END

Bagaimana? Rame gak?

Comment sama likenya diharapkan nih^^

Gomawo yang nyempetin baca FF ini

Sampai ketemu di FF selanjutnya^^

~Cho Hyo Jin

Advertisements

Leave a Reply Here

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s