Romantic Waltz~#100DayOurBlog-HYo Jin side (Part 5)

Tittle   :  Romantic Waltz#SP 100 days~ Hyo  Jin side^^

Cast   :

Cho Hyo Jin

Yoo Changhyun (Ricky Teentop)

Other :

Cho Kyuhyun

Jung Yoon Hee

Park Eun Hye

Min Sunghyun (OC)

Author          : Cho Hyo Jin a.k.a Author 2~~

Genre : romance, drama

Leght  : Chapter

Ratt    : G-Semi M

 Anyeong~~

Tak terasa Spicywing sudah 100 hari!!! Yeah~~

Author 2 mencoba membuat FF chapter^^

Makasih yang udah sempetin baca FF Author part sebelumnya yh^^

Semoga gak geje dan kalian semua suka

Author kan udah pernah bilang kalau belum berbakat membuat FF Chapter tapi tolong di comment yh^^

Disini ada pergeseran ratting yh~ hhe..

Sedikit ada NC- Author gak tahan kalau gak ada NC, eh?-

Biar jadi referensi gitu~

Jadi ini cerita part Hyo Jin nya yah..

Urutannya Hwa Yeon, Yoon Hee, Eun Hye baru Hyo Jin..

Jadi sebelum baca ini harus baca yang mereka dulu hhe^^

Oh iya, judul ini diambil dari lagu klasik jadi jangan berfikir kalau ini ada hubungannya sama tarian waltz..

Oke, jadi Happy reading yah~~

—————————————————————————————————–

Summary:

‘Karna setiap alunan nada dari jarimu dapat membuatku semakin mencintaimu’-Hyo Jin

‘Cinta dan bermain piano itu sama. Sama-sama menggunakan perasaan’-Ricky

‘Our melodies can make a harmonies’-Ricky & Hyo Jin

Sebelumnya..

“Berarti kita impas.” Kataku sambil tersenyum lebar. Kulihat Ricky hanya mengerutkan dahinya dan menatapku bingung. Kubiarkan saja ia penasaran. Hha..

Lebih baik aku kembali ke hotel untuk istirahat. Besok adalah hari penting. Aku tak boleh menggagalkannya. Fighting!

.

Chapter 5: ‘Our’-private- show~

.

.

Pagi cerah telah tiba..

Yah, aku harus bersiap-siap. Malam ini bukanlah malam yang biasa. Malam ini aku  akan tampil bersama namja yang telah mengisi hatiku. Mungkin malam ini hubungan kami akan mendapat perkembangan. Boleh kah aku berharap?

Aku memasang earphone,u unutk berlatih lagu yang akan kami tampilkan nanti. Yah, Love Song- Adele. Keren kan?

Berhubung aku sedang malas keluar kamar jadi kuputuskan untuk diam di dalam kamar.

.

.

.

Sudah malam? Daebak!!! Tak terasa sama sekali. Untung saja aku sudah mandi dan sekarang tubuhku sudah dibalut gaun merah tanpa lengan selutut yang kuberi saat menemani Hwa Yeon membeli gaun. Dan ini sangat bagus. Hae Won-ssi memang hebat.

Tok tok tok

Aish, siapa itu? Mengganggu saja. Tidak taukah ia kalau aku sedang sibuk(baca: mengaca)? Aku berjalan malas menuju pintu dan membukanya. Sungguh aku sanagt menyesal saat melihat sang pelaku..

“Anyeong, HyoHyo yedongsaeng tercantikku!!!” siapa lagi kalau bukan EvilKyu oppa. Aku hanya memutar mataku malas.

“Apa maumu? Kau ini mengganggu saja, oppa. Oh ya, apa yeoja yang waktu itu kau ceritakan adalah Hwa Yeon?” tanyaku heran.

“Yup. Tepat sekali! Aku pun kaget saat mengetahui kalau Hwa Yeon-ku itu sahabatmu. Kenapa kau tidak pernah mengenalkannya padaku? “ ia menatapku dengan pandangan meremehkan.

“Tak perlu kukenalkan kau pasti akan mencarinya. Eh, tadi kau bilang apa? Hwa Yeon ku?” heol, hebat sekali dia sudah meng-klaim Hwa Yeon miliknya. Jangnan aniya.

“Iya. Hari ini aku kan mengenalkannya pada Eomma dan Appa.” Kata Kyuhyun sambil duduk di kasurku. Dasar tak sopan.

“Oh ya, Eomma dan Appa ingin bertemu denganmu. Jadi mereka menyuruhku untuk datang bersamamu.”tambahnya sambil merebahkan badannya dikasur. Sia-sia tuxedo hitam itu ia pake jika hanya untuk tidur. Dasar kebo.

“Mwo? Ajhuma dan Ajusshi datang? Aku kangen sekali~ Baiklah, kajja. Aku tak sabar bertemu dengannya.” Aku menarik tangannya.

“Ya! Cho Hyo Jin!!” ia berteriak karna hampir jatuh saat aku menariknya. Setelah mengunci pintu aku berjalan bersama Kyuhyun. Tiba-tiba ia menarik tanganku dan menggandeng tanganku.

“Sudah lama kita tak seperti ini. Terakhir saat kita masih di SMP. Kapan lagi kita punya moment saat kita akrab? Haha..” Kyuhyun terkekeh. Aku tersenyum  dan menyandarkan kepalaku pada pundaknya.

Well, memang kami jarang sekali akur. Jadi lebih baik kita gunakan moment ini untuk akrab. Haha..

Saat sampai di ballroom aku terkagum-kagum menatap sekitar. Ini hebat sekali! Megah dan luas!!! Aku merasa sangat beruntung disini. Ini semua pasti kerjaan Eun Hye eonni. Dia memang perfectionis. Dasar yeoja golongan darah A~

“Omona! Ini hebat sekali! Eun Hye eonni sangat hebat! Eh? Itu Hwa Yeon. Sana, dekati dia.” Ujarku. Kyuhyun menggeleng.

“Hey, aku bisa bersama dia nanti. Kita kan sedang dalam acara ‘mari-kita-berbaikan-‘,ingat?” aku terkekeh mendengarnya. Kami kembali tertawa tapi aku merasa sedikit aneh saat melihat Hwa Yeon. Apa dia cemburu? Jangan-jangan ia belum tau kalau aku dan Kyuhyun itu sepupu? Ah, tak mungkin. Pasti ia tau.

Aku mendatangi Tan Ajusshi dan Ajjuma. Sudah lama aku tidak bertemu dengan mereka. Kami sekedar membagi cerita setelah lama tidak bertemu.

Selama acara ini aku selalu bersama Kyuhyun oppa. Ia selalu menggandeng tanganku. Banyak yang mengira kami adalah pasangan kekasih. Tapi Kyuhyun oppa akan mengatakan,

“Bukan. Ia hanya sepupuku. Yeojachinggu ku adalah penyelenggara acara ini.” Ujarnya mantap. Wah, aku iri padamu Hwa Yeon. Kapan aku mendapat orang seperti Kyu oppa? Mungkin nanti.

Eh? Hwa Yeon kok seperti ingin menangis? Apa karna kami bersama?

“Hwa Yeon? Kenapa ia selalu melihat kepada kita?” tanyaku penasaran. Kyuhyun melirik sekilas.

“Entah, mungkin ia sedang melamun. Ia kan suka melamun.” Kyuhyun menaggapinya dengan santai.

Kulihat Hwa Yeon pergi keluar ruangan. Sambil menangis?

Hwa Yeon memang suka melamun. Tapi ia tidak pernah melamun sambil menangis. Apa jangan-jangan..

“Oppa, apa kau sudah bilang pada Hwa Yeon kalau kita sepupu?” Kyuhyun terkaget dan baru menyadari sesuatu.

“Aish, aku lupa mengatakannya. Pantas saja ia melihat kearah kita. Lho? Kemana dia? “ Kyuhyun panik.

“Ia keluar dari ruangan tadi. Sepertinya ia cemburu dan salah sangka. Cepatlah kejar dia oppa.” Aku mendorong Kyuhyun untuk keluar ruangan. Dasar couple rusuh.

Tapi aku juga tidak melihat Ricky. Dia kemana? Ah! Itu dia! Eun Hye eonni lagi? Aigo, dia benar-benar. Tapi Eun Hye eonni itu sedang bersama namja lain kan? Hebat sekali eonni tertua ini. Ia punya dua namja .

Prok prok prok

Aku bertepuk tangan pelan. Aku sudah membulatkan pilihanku. Aku membenci Eun Hye eonni.

Saat semua orang berdansa dengan romantis termasuk couple rusuh-Kyuhyun&Hwa Yeon- Hebat sekali mereka sudah berbaikan. Aku hanya bisa diam dan duduk, Ricky tidak ada niatan untuk mengajakku berdansa? Ah, aku lupa. Kan masih ada Eun Hye eonni.

Entah berapa lama aku melamun, tiba-tiba mc acara tersebut berkata,

“ Ayo ayo, sekarang semua yeoja berbaris menyamping disebelah kananku, dan para namja berhadapan dengan para yeoja disamping kiriku. Ayo ayo.” Dengan langkah gontai aku menuju kesana. Mungkin akan sedikit membantu menenangkan pikiranku.

“Oke, sekarang kita akn bermain game!!! Kiss Competion. Oke, jadi nanti, lampu akan dimatikan, dan semua orang wajib mencari seorang pasangan klaian masing-masing untuk dicium dalam keadaan gelap gulita. Oke? mengerti semuanya? Pada aba-aba ke-3. 1…2…3…

Cleck

Mwo? Ini kiss competion? Aku harus apa? Ini gelap sekali! Eomma! Aku takut! Ricky!!

“Apa kau Hyo Jin?” aku kenal suara itu. Itu Ricky!

“Ricky?”

“Ternyata memang kau.”

Cup.

Ia menciumku dengan lembut. Astaga, ia menciumku setelah berselingkuh didepan mataku? Kau harus sadar, Hyo Jin.

Saat aku memberontak, aku menyesalinya. Karna semakin aku memberontak, ciuman itu semakin dalam. Ah, aku menyerah. Ricky tetap menciumku dengan lembut tak ada kesan nafsu dalam ciumannya.

Cleck

Ricky melepaskan ciumannya dan menatapku lekat. Aku hanya bisa menundukan kepalaku. Ia menagngkat daguku lalu mendekatkan mulutnya ke telingaku.

“Ayo siap-siap. Sebentar lagi kita tampil.”

What the?! Kupikir dia akan mengatakan hal romantis! Ternyata … yah, aku sweatdrop seketika.

Akhirnya aku tampil bersama Ricky. Yah, aku tak dapat melihat wajah Ricky lagi. Setiap menatap matanya aku merasa tatapannya seakan menyelami pikiranku. Selama aku menyanyi aku hanya fokus pada lagu.

“Kau mengagumkan tadi” katanya.

“Gomawo.”

“Kau masih marah?”

“Ani”

“Baiklah kalau kau masih marah. ini untukmu”

Ricky memberikan setangkai mawar merah padaku. Ini romantis.

“Goma- eh?”

Saat hendak mengucapkan terimakasih . Ricky sudah menghilang.

Saat cari, aku menemukannya bersama Eun Hye eonni lagi. Lagi? Dan apa itu? Sebucket mawar kuning? Astaga, aku satu tangkai dan dia sebuket? Luar biasa.

Aku benci Eun Hye eonni.

.

.

.

“Hwa Yeon!” teriak Yoon Hee. Well, aku memutuskan untuk pulang bersama Hwa Yeon dan Eun Hye eonni. Walaupun suasana sedikit-sangat- canggung saat bersama Eun Hye eonni.

“Kajja eonni.” Hwa Yeon meninggalkan kami berdua. Kulihat Hwa Yeon sibuk dengan Yoon Hee. Dan aku hanya bisa diam tanpa menganggap ada nya Eun Hye eonni.

Sudah kubilangkan? Aku benci Eun Hye eonni.

­-TBC-

Wah, ini sangat aneh T_T

Maaf yah kalau geje..

Author 2 memang belum berbakat~

Jadi minta commentnya yah^^

Gomawo yang mau baca~

~Cho Hyo Jin

Advertisements

Leave a Reply Here

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s