Romantic Waltz~#100DayOurBlog-Hyo Jin side(Part 1)

Tittle   :  Romantic Waltz#SP 100 days~ Hyo  Jin side^^

Cast   :

Cho Hyo Jin

Yoo Changhyun (Ricky Teentop)

Other :

Cho Kyuhyun

Choi Jonghyun (Changjo Teentop)

Jung Yoon Hee

Park Eun Hye

Mr.Lee(OC)

Author : Cho Hyo Jin a.k.a Author 2~~

Genre : romance, drama

Leght  : Chapter

Ratt    : G

 Anyeong~~

Tak terasa Spicywing sudah 100 hari!!! Yeah~~

Author 2 mencoba membuat FF chapter^^

Makasih yang udah sempetin baca FF Author yang prolog yh^^

Semoga gak geje dan kalian semua suka

Jadi ini cerita part Hyo Jin nya yah..

Urutannya Hwa Yeon, Yoon Hee, Eun Hye baru Hyo Jin..

Jadi sebelum baca ini harus baca yang mereka dulu hhe^^

Oh iya, judul ini diambil dari lagu klasik jadi jangan berfikir kalau ini ada hubungannya sama tarian waltz..

Oke, jadi Happy reading yah~~

—————————————————————————————————–

Summary:

‘Karna setiap alunan nada dari jarimu dapat membuatku semakin mencintaimu’-Hyo Jin

‘Cinta dan bermain piano itu sama. Sama-sama menggunakan perasaan’-Ricky

‘Our melodies can make a harmonies’-Ricky & Hyo Jin

Sebelumnya..

“Aish, setampan apa sih namja itu sehingga PD Kim seperti itu? “ omelku pada diri sendiri. Aku berhenti sejenak untuk membeli ice cream. Sepertinya ice cream greentea sangat enak untuk dimakan.

Setelah aku membeli, aku kembali berjalan. Saat sedang berada di persimpangan jalan aku berjalan sambil menjilat ice creamku.

Tiba-tiba seorang namja menabrakku dari belakang sehingga ice creamku jatuh. Yah, jatuh ketanah .

“Ah, ice creamku!” teriakku. Aku pun memberi deathglare padanya.

.

Chapter 1 : Meet Him~

.

.

*Author POV*

“Ya! Apa kau punya mata,eoh? Jelas-jelas aku sedang berjalan kenapa kau menabrakku? Dasar!” Aku berteriak padanya.

“Ya! Kau yang menabrakku! Harusnya aku yang bertanya begitu! Kau punya mata tidak?!” Namja berambut hitam itu memarahi Hyo Jin dengan sangar.

“Ya!! Apa? Kau bilang apa aku punya mata? Bisakah kau melihatnya?! Kalau kau tak melihatnya berarti kau yang buta, namja galak!” Hyo Jin tak mau kalah. Sang namja hanya bisa menggeram kesal.

“Kalau saja aku tidak dalam keadaan sibuk, akan kuhabisi yeoja bermulut pedas! Kalau kita bertemu lagi kau akan habis!” namja itu pergi dengan wajah kesal. Sedangkan Hyo Jin hanya bisa menggerutu kecil sambil melanjutkan langkahnya menuju kantor management nya.

-Spicywings Ent-

“Anyeong, Hyo Jin-ah” sapa Lee Sajangnim. Hyo Jin membungkukan badannya hormat pada Lee Sajangnim.

“Mungkin kau sudah tau kalau kau akan tampil pada lauching hotel itu. Aku hanya ingin kau berkenalan dengan pianis yang akan mengiringimu. Tunggulah sebentar. Dia sedang keluar sebentar. Silahkan duduk.” Lee Sajangnim menyuruh Hyo Jin unutk duduk.

Sekitar 5 menit kemuadian, pintu diketuk oleh seseorang. Lee sajangnim menyuruhnya unutk masuk. Dan ternyata…

“Ya! Kau yeoja yang tadi menabrakku kan?” namja itu terkejut dengan keberadaan Hyo Jin. Dan Hyo Jin pun merasakan hal yang sama.

“Ya! Namja pabbo! Sedang apa kau disini,eoh? Disini bukan tempat yang cocok untukmu!” Hyo Jin semakin meninggikan nada bicaranya setiap kata yang keluar dari mulutnya.

“Ya! Memangnya kau cocok ? Dari wajahmu saja tidak terlihat!” Namja itu menunjuk wajah Hyo Jin. Hyo Jin tersinggung dan langsung berdiri.

“Kau tak tau kalau aku adalah penyanyi yang sedang naik daun? Aku Cho Hyo Jin!!!”ucap Hyo Jin emosi. Sedangkan namja itu terkaget.

Hening.

“Jadi kau yang akan menjadi patnerku?”

Hening. Mereka berdua menengok kepada Lee sajangnim dan langsung diangguki olehnya.

“Mwo?!!!!” teriak mereka berdua.

.

.

*Ricky POV*

Aish, mimpi apa aku semalam? Kupikir yeoja yang akan tampil bersamaku adalah yeoja yang cantik seperti UEE After School. Kenyataannya dia sama sekali tidak mirip!! Dia sangat jelek!

Ah, dia cantik sih sebenarnya. Dia manis. Dia terlihat manis dengan bajunya itu. Dia… mendekati sempurna. Dia tipeku.

Aish! Aku jadi memikirkan yeoja itu.

“Tidak, Changhyun. Kau tidak sedang terkena virus love at the first sight lagi. Dia hanya menarik… sedikit. Iya, sedikit saja.” Aku meyakinkan diriku.

“Ya! Ricky-ah. Apa yang kau lakukan? Kau terlihat seperti orang gila.” Tanya Changjo-managerku-

“Kau harus tau tentang kejadian ini. Aku rela membatalkan rencana tour besarku demi bertemu dengan yeoja menyebalkan seperti dia! Memang setenar apa sih seorang Cho Hyo Jin? “aku  menatap Changjo. Changjo membuka mata dan mulutnya lebar.

“Kau sungguh tidak mengenal Hyo Jin? Kadang aku sedikit sedih terhadapmu. Inilah akibat dari kegiatan wajibmu itu. Kau terlalu fokus pada piano dan tourmu itu sampai kau tidak tau siapa Hyo Jin. “ Changjo menasihatiku dengan wajahnya yang sok bijak.

“Sudahlah jangan menceramahiku lagi. Sekarang cukup jelaskan siapa itu Cho Hyo Jin.” Aku  mulai menyamankan posisi dudukku untuk mendengarkan cerita yang aku yakini panjang-wel, itu karna Changjo selalu becerita dengan menggunakan banyak kata alias panjang lebar-

“Baiklah. Cho Hyo Jin. Ia seorang penyanyi solo sekaligus composser lagu yang sedang naik daun. Ia debut dengan lagunya yang berjudul ‘That’s Me’ (ngarang)akhir maret ini. Ia berada dalam naungan Spicywings Ent. Ia lahir pada tanggal 4 maret 1999 dan merupakan anak bungsu. Ia yeoja yang sekarang menjadi incaran semua namja. Dan apa kau tak tau kalau dia itu masih single? Menarik bukan?”Changjo mengakhiri ceritannya yang panjang-sesuai dugaanku-

“Jadi dia lebih muda 4 tahun dariku? Sungguh tidak sopan. Tapi aku heran kenapa ia tidak mengenaliku? Aku ini terkenal. “  aku mulai bertanya-tanya. Kenapa ia tak mengenaliku? Aku cukup terkenal. Buktinya aku sedang mengadakan tour yang penontonnya tak pernah sedikit.

“Well, aku tak tau. Mungkin dia sama ‘sibuk’nya denganmu. Sudahlah, aku akan pergi. Sana kembali pada kegiatanmu yang biasa.” Changjo meninggalkanku yang menganga melihat tingkah Changjo. Wajar dia masih labil.

*Ricky POV end*

*Hyo Jin POV*

Astaga, maknae itu benar-benar membuatku kelelahan dan aku bersumpah ini sangat melelahkan. Dan namja bernama Ricky itu telah membuat stok marahku hari ini habis. Aku ingin sekali tidur.

Dan untungnya sekarang aku sedang berada di depan apartementku. Kutekan password apartementku dengan sisa tenaga yang kumiliki.

Gelap.

Sepi.

Itulah yang dapat kukatakan untuk mendeskripsikan keadaan apartementku. Tapi yah aku sudah terlalu lelah untuk mempermasalahkan itu. Aku ingin sekali tidut nyenyak.

Kulangkahkan kakiku menuju kamarku yang terletak tak jauh dari ruang tamu. Kubuka pintu itu pelan dan langsung merebahkan badanku dikasur empukku.

“Aish, kenapa bisa sedingin ini sih?” kutarik selimutku dan mulai menggulungkan badanku didalam selimut. Saat aku ingin memutar badanku, kurasakan deru nafas di tengkukku. Oh tidak! Aku masih belum sanggup bertemu dengan hantu! Sungguh ini sangat menyeramkan!!

Aku mulai memberanikan diriku untuk menengok dan ternyata itu adalah…..

“Boo!!!” sosok itu berteriak.

“Aaaaa!!!!!!!” teriakku tak kalah kerasnya.

“Hahaha… Kau lucu sekali. Harusnya kau lihat ekspresimu tadi! Haha..”

“Ya! Kyuhyun oppa!! Jangan suka mengagetkanku! Kau tau kan kalau aku sangat ketakutan? Nappeun namja!” Aku memukulnya dengan sangat keras.

Yah, dia adalah sepupuku. Cho Kyuhyun. Namja pervert yang kaya luar biasa ini adalah sepupu yang paling dekat denganku. Aku bahkan sudah menganggapnya sebagai oppaku sendiri. Yah, seperti yang kalian lihat. Kami tinggal berdua. Tapi itu kadang-kadang karna kami sibuk dengan kesibukan masing-masing.

“Sudah kubilang jangan masuk kamarku tanpa izin. Utung saja tadi aku langsung tidur. Coba kalau tadi aku ganti baju dulu.” Aku masih memukul lengannya.

“Aw! Ne ne.. Aku lelah sekali hari ini. Aku bertemu yeoja yang sedikit aneh. Dan anehnya ia menjadai partnerku. Sungguh hari yang melelahkan. Lagipula kau tidak perlu malu. Kita kan sering mandi bersama waktu dulu.” Kyuhyun memunculkan seringainya.

“Kau tidak berubah! Kau pervert!!!” aku meninggalkan Kyuhyun pergi ke kamar mandi untuk mengganti baju dan mencuci wajahku.

“Apa kau mendapat hari yang indah, wahai dongsaeng yang kusayangi?” teriak Kyuhyun dari luar.

“Aku mendapatkan hari yang taka kalah melelahkan denganmu! Aku bertemu dengan namja yang sanagt menyebalkan. Ia yang akan menjadi namja yang mengiringiku pada pesta persahabatan kantor chinguku..”  Kataku sambil berteriak juga. Yah itulah satu-satunya cara supaya aku dan dia dapat saling berkomunikasi.

“Benarkah? Jadi ia seorang gitaris ?atau bassist? atau drummer?” tanya Kyuhyun padaku lagi.

KRIEK

“Dia seorang pianis –katanya-terkenal. Apa kau tau Yoo Changhyun alias Ricky?” tanyaku.

“Mwo? Kau akan tampil bersama Yoo Changhyun?! Jangan bercanda! Dia kan sedang mengadakan tour di luar negri. Lagipula siapa kau sampai bisa tampil bersama pianis terkenal seperti dia,eoh?”

Oh Tuhan!!! Mulut namja ini sama pedasnya dengan maknae itu! Rasanya aku ingin menjodohkan mereka berdua. Sepertinya akan menarik.

“Ya! Kau sedang berbicara dengan penyanyi yang sedang naik daun! Seharusnya kau bangga mempunyai sepupu yang terkenal sepertiku. Aku sedang tidak ingin berdebat. Aku lelah. Tidurlah dikamarmu.”  Aku sudah tidak punya sisa tenaga untuk meladeninya berdebat.

“Shireo! Aku tidur dikamarmu yah? Aku sudah nyaman disini. Dan aku ingin berlama-lama denganmu. Karna 3 hari ini aku akan ke Jeju dengan rekan kerjaku yang aneh itu. Boleh yah?” Aish, namja ini selalu curang. Ia pasti menggunakan puppy eyesnya.

“Kuharap rekan kerjamu adalah Hwa Yeon sehingga hidupmu semakin menderita” lirihku.

“Mwo? Kau bilang apa? Hwa Yeon?”

Astaga ternyata lirihanku terdengar olehnya. Dasar pabbo.

Lho? Kok aku panik? Ia kan tak tau Hwa Yeon.

“Tidak. Aku hanya teringat chinguku yang bernama Hwa Yeon. Kau tidak mengenal nya. Sudahlah aku ingin tidur” aku langsung tertidur nyenyak.

“Nama itu tidak asing ditelingaku.” Kuyakin Kyuhyun pasti mulai kambuh sok taunya. Biarlah, lebih baik aku tidur.

-skip time-

“Malaikat kecilku. Jangan rindukan oppamu yang tampan ini, ne? Aku akan kembali kok. Jangan bersedih.” Kyuhyun mengusap airmata yang turun dari matanya. Dan ini adalah pemandangan yang sangat menyedihkan. Ia pamit pada Jacob-ikan koi kesayanganku- dengan berlinang air mata. Well, yang membuat ini menyedihkan-bagiku- adalah ia membuat suasana menjadi akward.

Ah.. Aku tak tau harus bagaimana. Perutku terasa mual mendengarnya berkata seperti itu. Ditambah ucapan konyol yang ia lontarkan seperti,

‘Jangan bersedih. Kau harus menjaga Hyo Jin untukku.’

‘Jangan menangis. Ini akan menyakiti hatiku. Aku tak akan membuatmu terluka’

Ia benar-benar drama king! Dan yang perlu kalian tau Jacob itu namja-terlihat dari nama- dan untuk ucapan konyol yang kedua terdengar sedikit aneh. Yah, aku sudah tidak ingin memikirkan namja bodoh yang kenyataannya adalah sepupuku sendiri.

“Bagaimana kalau kau cepat pergi? Kehadiranmu membuat mood ku hancur. Cepat pergi!” Aku mendorongnya dang langsung menutup pintu apartementku.

Akhirnya aku be-

Drrr..drrr

From: Ricky ‘evil’

Kutunggu kau di cafe Teentop jam 10. Kita harus membicarakan lagu dan kosep dari lagu yang akan kita tampilkan nanti. Aku tau kau sudah sangat tak sabar ingin bertemu denganku. Jadi dandan yang cantik yh^^

P.S  Ah, kau sudah cantik tanpa dandan~

-bas

Oke, aku tarik kembali ucapanku. Hari ini akan menjadi hari yang lebih melelahkan dari kemarin. Dan sekarang adalah pukul 9 pagi. Jadi 1 jam lagi..

“Mwo!!!! ! Satu jam lagi? Dasar namja brengsek!” Aku berteriak frustasi sambil berlari menuju lemari bajuku. Untung saja aku sudah mandi jadi tinggal mengganti pakaian saja.

Aku panik! Aku harus pakai baju apa?! Aku harus dandan seperti apa? Sepatu apa yang harus aku pa-

Eh? Kenapa aku jadi ribet sendiri? Ini hanya pertemuan biasa.

Jadi dandan yang cantik yh^^

Astaga, wajahku memerah hanya karna mengingat pesan darinya. Tidak, tidak. Aku tidak mungkin menyukai namja seperti dia.

Lagipula aku bukan tipe orang yang bisa jatuh cinta pada pandangan pertama. Love at the first sight? Itu adalah lelucon yang paling tidak lucu karna terdengar aneh ditelingku. Aku tak mempercayainya. Jadi tidak mungkin aku merasakannya.

Ah, sudahlah.. akhirnya aku menggunakan dress simple berwarna peach dan flat shoes putihku. Cukup santai namun resmi. Oke, aku siap.

Aku pun keluar dari apartementku. Dan kini aku sudah di lobby apartmentku.

“Tak kusangka yeoja sepertimu dapat bersiap-siap dalam jangka waktu yang cukup cepat.”

Sepertinya aku mengenali suara itu. Kuputar badanku ke arah sumber suara. Dan dia adalah..

-TBC-

Astaga, Author memang sangat tidak berbakat membuat chapter T-T

Jangan bunuh Author sekarang yh~~

Sampai ketemu di chapter selanjutnya^^

~Cho Hyo Jin

Advertisements

Leave a Reply Here

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s