Meet you again~~

Tittle   : Meet you again~

Cast   :

Cho Hyo  Jin(OC)

Jeon Jungkook (Jungkook BTS)

Other :

Nam Ji Hyun (OC)

Genre : romance, school life

Author          : Cho Hyo Jin a.k.a Author 2~

Ratt    : G

Warn  : geje, alur kecepatan pisan.

Anyeong reader~

Author 2 is back!!!

Kali ini Author datang dengan FF Ficlet nih..

Ini terinspirasi saat Author ikut reunian SD..

Author juga gak tau kenapa bisa kepikiran cerita ini tapi terimakasih buat chingu Author yang ngasih ide ini!!

Author ingetin buat comment sama likenya yh^^

Makasih yang udah like sama comment FF Author, Gomawo~

Kalo ketemu typo, Author tau kalian pasti pinter jadi pasti kalian tau apa yang Author maksud^^

…Happy Reading…

—————————————————————————————–

Seorang yeoja manis tengah sibuk merias wajah manisnya dengan make up yang simple. Hanya bedak dan lipgloss yang ia gunakan untuk menghiasi wajah imutnya. Ia berencana pergi menemui teman-temannya semasa ia berada di sekolah dasar.

“Nah, sudah cantik! Omona, Cho Hyo Jin kau memang dilahirkan dengan wajah cantik. Haha..” ucap yeoja yang bernama Hyo Jin yang diakhiri dengan kekehan kecilnya. Ia sudah selesai berdandan dan bersiap-siap untuk berangkat. Ia turun menuju ruang makan untuk sarapan. Dilihatnya kedua orang tua beserta oppanya yang sangat ia banggakan. Cho Kyuhyun. Siapa sih yang tak kenal seorang Kyuhyun? Ia adalah namja tertampan di kota ini. Oke, kita skip tentang Kyuhyun.

“Anyeong haseyeo~~” ucap Hyo Jin riang.

“Anyeong~”  Eomma, Appa dan Oppanya membalasnya.

“Kau bahagia sekali. Waeyo, chagi?” tanya sang Eomma. Hyo Jin hanya tersenyum manis.

“Hari ini aku akan ada reuni, Eomma. Aku sangat merindukan chingu-ku waktu saat di sekolah dasar. Aku tak sabar untuk bertemu dengan mereka.” Hyo Jin begitu bersemangat sehingga tak menyadari tatapan risih sang oppa.

“Aigo, Cuma reuni saja kau sudah ribut seperti ini. Biasa aja dong. “ Kyuhyun merasa risih dengan sikap dongsaengnya.

“Biarin dong! Suka-suka aku .. We~” Hyo Jin menjulurkan lidahnya keluar, bermaksud untuk mengejek Kyuhyun. Kyuhyun yang  mulai marah mulai mengambil sendok dan memukulnya ke kepala Hyo Jin.

“Auww..Neomu Appoyo~ Eomma~~” Hyo Jin meringis kesakitan. Walaupun sendok, tenaga Kyuhyun tidak bisa dianggap remeh. Rasanya seperti dipukul dengan palu.

“Aish, kalian berdua ini. Tidak bisakah kalian tidak berantem sehari saja? Appa sampai bosan mendengar teriakan kalian yang pasti berujung sama. Yaitu memanggil Eomma atau Appa. “ sang Appa menasehati anak-anaknya. Kyuhyun dan Hyo Jin hanya bisa menundukan kepalanya. Hyo Jin melirik jam tangannya. Ia terkaget karna jam telah menunjukan pukul 09.00 dan reuni tersebut dimulai pukul 09.15. dan kabar gembiranya lagi rumah Hyo Jin sedikit jauh dari tempat reuni tersebut.

“Omona~ Appa, Eomma aku berangkat dulu. Aku sudah terlambat. Bye~” Hyo Jin mencium pipi Eomma dan Appanya. Lalu ia mengambil roti isinya dan bergegas menuju pintu. Tapi Kyuhyun memanggilnya.

“Hyo Jin!!” teriak Kyuhyun dari ruang makan. Teriakan Kyuhyun membuat pergerakan Hyo Jin berhenti.

“Waeyo, oppa?”

“Aniyo. Hanya mengetes kepekaan telingamu. “jawab Kyuhyun dengan wajah tanpa dosanya. Hyo Jin memasang muka (-___-“)

“Aish, kau membuang waktuku!” Hyo Jin buru-buru memakai sepatunya.

“Hyo Jin!!” teriak Kyuhyun lagi. Hyo Jin membalikan badannya  dengan memasang wajah kesalnya.

“Apalagi ,oppa-ku yang tampan nan rupawan?” tanya Hyo Jin. Terselip nada kesal didalam kalimatnya.

“Resleting dress-mu terbuka.” Kata Kyuhyun yang masih memasang wajah tanpa dosanya yang menurut banyak orang menawan namun bagi Hyo Jin itu sangat menyebalkan.

“MWO?!! KENAPAN TIDAK BILANG DARI TADI,EOH?!” teriak Hyo Jin heboh. Segera ia menarik restleting dressnya keatas. Lalu keluar dari rumahnya.

*skip time*

Kini ia sudah sampai ditempat reuni dan telat selama 30 menit. Terimakasih kepada Kyuhyun yang membuatnya terlambat selama itu.

“Aigo, apa yang terjadi padamu, Jinie~?” tanya Ji Hyun. Sahabatnya sejak SD. Hyo Jin hanya bisa duduk sambil mempuotkan bibirnya.

“Ini semua karna Kyuhyun oppa. Kalau saja ia tak mengajakku berantem dulu, pasti aku tidak akan telat.” Kata Hyo Jin sambil tetap mempertahankan posisi bibirnya. Ji Hyun tertawa mendengar perkataan sahabatnya itu.

“Aigo, tenang saja Hyo Jin. Acara reuni itu tidak akan diabsen. Haha.. Kau masih seperti dulu ternyata.” Kata Ji Hyun. Yah, setidaknya berbicara dengan Ji Hyun dapat merubah suasana hati Hyo Jin.

Saat mereka sibuk mengobrol, tiba-tiba suasana ruangan tersebut menjadi sangat hening. Semua orang menatap kepada seorang namja yang baru saja datang. Semua orang terpesona akan kehadiran namja tersebut.

“Jeon Jungkook?” tanya Hyo Jin memastikan. Semua orang kaget bukan main saat namja tersebut menganggukan kepalanya dan tersenyum pada Hyo Jin.

Jeon Jungkook atau kita sering panggil Jungkook yang saat di sekolah dasar ia terkenal sebagai namja yang tidak menarik alias culun kini berubah drastis menjadi namja yang tampan.

“Kau Hyo Jin? Omona, kau semakin cantik saja. Haha..” Jungkook memuji Hyo Jin dan itu mengakibatkan rona merah muncul pada kedua pipinya yang putih.

“Sudah lama yah kita tidak bertemu. Bagaimana kabarmu?” tanya Jungkook ramah.

“Tentu saja sudah lama kita tak bertemu. Setelah lulus SD kau langsung pindah ke Amerika. Teganya kau meninggalkan sahabatmu ini. Dan baru sekarang kau menanyakan kabarku? Sungguh teganya.” Hyo Jin mempuotkan bibirnya lagi dan memukul lengan Jungkook. Sedangkan Ji Hyun hany tertawa mendengar ocehan Hyo Jin.

Dulu Hyo Jin merupakan satu-satunya orang yang mau berteman dengan Jungkook. Ia selalu membela Jungkook jika sedang dijahili. Ia selalu menemani Jungkook saat namja itu sendiri. Kadang Ji Hyun sampai merasa dikucilkan jika Hyo Jin sedang bersama Jungkook. Mau tak mau Ji Hyun harus mengerti keadaan itu. Karna Ji Hyun pun masih tak mau menemani Jungkook.

“Ngomong-ngomong, kenapa semua orang menatapku aneh yah? Apa aku masih culun seperti dulu?” tanya Jungkook yang risih dengan pandangan orang-orang yang mengelilinginya.

“Tidak! Kau sudah tidak culun lagi. Kau sekarang beruba menjadi namja yang tampan. Ups.” Hyo Jin langsung memukul bibirnya karna tak bisa menjaga mulutnya. Semua orang yang berada di ruangan itu tak terkecuali Jungkook  langsung tertawa mendengar perkataan Hyo Jin yang terlampau jujur. Hyo Jin hanya bisa menundukan kepalanya malu.

“Aigo, Hyo Jin CLBK nih sama Jungkook!! Cie~~~”

“Uri Hyo Jin sudah besar nih. Haha..”

“Couple baru nih!”

Orang-orang disekitar mereka sibuk mengejek mereka berdua. Jungkook hanya bisa tertawa malu sedangkan Hyo Jin hanya bisa ber-blush ria. Tiba-tiba terdengarlah musik lembut yang sangat cocok untuk berdansa. Jungkook mengulurkan tangannya pada Hyo Jin dan disambut dengan malu-malu. Semua orang yang melihat kejadian tersebut hanya bisa menggeram menahan geli melihat kejadian romantis itu.

Jungkook dan Hyo Jin berdansa. Hanya keheningan yang tercipta diantara mereka. lengan Hyo Jin berada di leher Jungkook sedangkan tangan Jungkook memeluk erat pinggang rampin Hyo Jin. Tak lupa semburat merah tertampang pada  kedua pipinya sehingga terlihat sangat manis dan menggemaskan.

Acara reunian itu manjadi acara yang romantis buat Hyo Jin dan Jungkook. Kegiatan itu ditutup dengan foto bersama. Tak mau melewatkan kesempatan ,Hyo Jin mengambil temapt disebalah Jungkook dan Jungkook memberi respon yang tak diduga-duga. Ia memeluk pinggang Hyo Jin dan langsung membuat badan Hyo Jin menegang. Sungguh hari yang indah untuk Hyo Jin –kecuali tadi saat Kyuhyun menjahilinya-

*skip time*

Hyo Jin menginjakan kakinya pada lantai dasar suatu mall yang berada ditengah kota. Ia sangat penat dengan tingkah Kyuhyun yang semakin hari semakin menyebalkan. Saat dirumah pasti ia akan selalu menjaihili Hyo Jin.

Tibalah Hyo Jin di food court mall tersebut. Wajahnya semakin ditekuk saat duduk di food court itu. Semua yang berada di food court adalah pasangan kekasih atau sepasang pengantin muda.

“Hai, Hyo Jin! Aku tak menyangka bisa bertemu lagi denganmu. Sedang apa disini?” suara Jungkook mengagetkan Hyo Jin.

“Ah, Kookie~. Kau mengagetkanku. Aku? Aku sedang bosan saja. Dirumah, Kyuhyun selalu menjahiliku. Kalau kau?” tanya Hyo Jin sambil mempersilahkan Jungkook untuk duduk didepannya.

“Aku? Sekolahku dekat dengan mall ini. Kebetulan aku mau membeli buku disini. Tapi aku lapar jadi kesini dan aku melihatmu. Bagaimana kalau kita makan bersama?” tanya Jungkook.

“Bukan ide yang buruk. Kau ingin memesan apa?”

“Hei, harusnya namja yang berkata seperti itu. Kau mempermalukanku. Aku akan memesan mie hotplate. Kau?” tanya Jungkook.

“Sama denganmu. Aku malas memilih makanan. Pesankan yang enak ya^^” ucap Hyo Jin sambil tersenyum. Jungkook lalu pergi menuju tempat mie hotplate dan memesan. Jungkook kembali dengan pesanan mereka.

“Bagaimana? Enak kan?” tanya Jungkook.*reader: kok Jungkook nya nanya terus?* *Author: Author  juga gak tau. Mungkin sudah seharusnya* *reader:-_-*

Hyo Jin tak menjawabnya ia hanya menganggukan kepalanya sambil terus memakan makanannya. Jungkook kadang menghapus jejak saus yang berada di sudut bibir Hyo Jin.

Setelah makan mereka menuju sebuah studio foto yang berada di mall itu juga. Terlintas sebuah ide di pikiran Hyo Jin.

“Kookie~, kita kan sudah lama tidak bertemu. Bagaimana kalau kita foto box? Untuk kenang-kenangan. Bagaimana?” Hyo Jin memberanikan diri untuk bertanya. Ia sudah siap jika Jungkook menolaknya. Tapi responnya..

“Baiklah. Lagipula aku sudah lama ingin berfoto berdua denganmu.” Ucap Jungkook santai. Hyo Jin hanya bisa terdiam dan pasrah ditarik Jungkook untuk masuk kedalam box tersebut.

“Kita pilih yang 4 foto yah. Pose pertama senyum biasa. Pose kedua bentuk jari huruf ‘V’. Pose ketiga tusuk pipi masing-masing dengan satu jari yah. Pose keempat bebas yah^^” Hyo Jin manggut-manggut mendengar arahan Jungkook.

Jungkook menekan tombol yang berarti mereka harus siap dengan pose pertama mereka. Hyo Jin dan Jungkook tersenyum manis kearah kamera.

FLASH

Foto pertama sudah. Kini giliran pose kedua, mereka membentuk jari mereka menyerupai huruf’v’. Hyo Jin mempoutkan bibirnya sehingga Jungkook pun mengikutinya.

FLASH

Sekarang pose ketiga. Jungkook dan Hyo Jin menusuk pipi mereka sambil tersenyum lebar dan menunjukan gigi putih mereka.

FLASH

Dan pose terakhir bebas, sebenarnya Hyo Jin tidak tau apa yang harus ia lakukan tapi semuanya sirna saat Jungkook dengan cepat menghadapkan badan Hyo Jin kearahnya sehingga berhadapan dengannya. Dengan cepat ia menempelkan bibirnya pada bibir Hyo Jin. Hyo Jin awalnya terkaget namun ia segera memejamkan matanya dan memeluk leher Jungkook.

FLASH

Saat mereka sedang menunggu foto tersebut dicetak, Hyo Jin tak hentinya memperhatikan wajah Jungkook. Ia merasa malu saat seorang pegawai menghampirinya dan memberinya foto tadi. Mukanya mulai memerah lagi.

“Kenapa kau menciumku?” tany Hyo Jin sambil menundukan kepalanya. Jungkook tersenyum dan mengusap pelan kepala Hyo Jin.

“Karna aku ingin.” Jawab Jungkook santai.

“Mwo? Kau menciumku karna ingin? Hanya itu saja?” Hyo Jin menatap garang Jungkook. Jungkook terkekeh pelan lalu menghembuskan nafasnya.

“Sepertinya memang harus aku akui sekarang. Sebenarnya selama ini aku menyukaimu. Aku menyukaimu sejak kau membelaku dan mau menemaniku. Aku pergi keluar negeri supaya aku bisa lebih tangguh dan tidak seperti dulu. Aku juga ingin melindungimu. Jadi.. maukah kau menerimaku?” Jungkook meraih tanagn Hyo Jin dan mengelusnya pelan.

“Pabbo! Kenapa baru datang sekarang,eoh? Harusnya kau datang sejak dulu! Jadi aku tak usah menunggumu selama ini..” jawab Hyo Jin sambil memukul-mukul dada Jungkook.

“Benarkah selama ini kau menungguku? Selama ini kau mengharapkanku? Katakan bahwa aku tidak salah dengar.” Jungkook mengguncang-guncangkan badan Hyo Jin. Hyo Jin tersenyum lalu membawa tangan Jungkook menuju pipinya.

“Aku selalu menunggu tangan ini ada disaat aku membutuhkannya. Jadi kau bisa mengartikannya kan?” Hyo Jin tertawa. Jungkook langsung memeluknya. Mereka berdua melupakan sekitarnya yang mulai bersorak riuh.

“Gomawo. Saranghae~ CHU”

Blush

Muka Hyo Jin makin memerah. Ia dicium didepan banyak orang. Banyak orang!!!

“Saranghae~” ucap Hyo Jin pelan namun Jungkook dapat mendengarnya.

Mimpi apa Hyo Jin semalam? Sampai ia bisa mendapatkan namja tampan seperti Jungkook? Mungkin ia harus berterima kasih pada Kyuhyun karna membuatnya tak betah dan datang ke mall ini. Gomawo Kyuhyun~

*pada saat yang sama*

“Hatchi!! Sepertinya ada yang membicarakanku”

END

Bagaimana? Gak rame yah? Author cuma nulis apa aja yang ada dipikiran Author…

Beneran nih..

Jangan lupa comment sama likenya^^

Gomawo udah mau baca ~~

~Cho Hyo Jin

Advertisements

Leave a Reply Here

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s