To My Lovely ‘Daddy’~

Tittle   : To My Lovely ‘Daddy’~~

Cast   :

Cho Hyo Jin

Lee Joon Kyung( Dok2)

Other :

Cho Kyuhyun

Kim Hwa Yeon (OC)

Lee Jin Kyung (OC)

Genre : romance

Ratting: T tapi M (?)

Author: Cho Hyo Jin a.k.a. Author 2~~

Warn  : Bahasa aneh, typo dimana-mana, maksain, geje

Anyeong readers!!!

Ketemu lagi sama Author newbie yang nekad bikin FF NC..

Ini Special Project buat Dok2!!!!!

Mianhae yah readers!!! Harusnya FF ini dipost tanggal 28..

Tapi dengan tidak berperike-bias-an sinyalnya hilang ditelan bumi(T_T)

Jadi baru Author post hari ini…

Buat kalian yang gak tau siapa itu Lee Joon Kyung a.k.a Dok2, Author kenalin yah..

Dia itu juri Show Me The Money dari Illioner.. Dia tuh keren banget ngerapnya.. Dia juga udah kolaborasi sama YDG,Masta Wu, Bobby dan yang paling baru sama Niel Teentop dilagu Love Killer.. Keren banget..

Ini asli dari pemikiran Author yang super aneh.. sumpah, Author juga gak tau kenapa pengen bikin FF kayak gini.. Ini karna dorongan suara hati..

Jadi minta commentnya yh^^

Oke, sekian dari Author 2~~

HappyReading~~

——————————————————————————————–

Sinar mentari pagi menyapa wajah tampan seorang namja yang berusia 35  tahun yang baru terbangun dari tidurnya. Segera ia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap-siap untuk pergi ke kantornya.

Setelah siap dengan penampilannya, ia turun menuju ruang makan. Dilihatnya yeoja cantik yang telah duduk manis disalah satu kursi didekat meja makan yang sudah penuh dengan masakan yang diyakini adalah masakan yeoja cantik itu.

Lee Joon Kyung, namja yang menjadi pemeran utama pada cerita ini dan merupakan ayah tiri dari seorang yeoja cantik yang kini ada di depannya. Cho Hyo Jin. Ah, sekarang ia menjadi Lee Hyo Jin. Begitu banyak cerita diantara mereka sampai akhirnya Hyo Jin mengetahui bahwa ia bukan anak kandung dari Joon Kyung. Ia adalah anak dari Cho Kyuhyun dan Kim Hwa Yeon yang telah meninggal akibat kecelakaan mobil. Hanya Hyo Jin lah yang selamat lalu Joon Kyung merawatnya seorang diri sehingga Hyo Jin menganggap Joon Kyung adalah ayah kandungnya.

Setelah mendengar pengakuan Joon Kyung yang mengagetkan tentang kebenaran yang terpendam, ia pun mengakui akan perasaannya terhadap Hyo Jin yang sudah ia pendam dari dulu. Dan dengan romantisnya malam itu menjadi malam pengesahan menyatunya hati dua insan yang saling jatuh cinta dan ditandai dengan malam panas yang mereka lalui.

Besok adalah tanggal 28 Maret. Merupakan hari ulang tahun sang ‘ayah’ tercinta. Hyo Jin bingung dengan hadiah apa yang akan membuat sang ‘ayah’ bahagia. Memang dulu ia sering membelikan hadiah saat dia ulang tahun, tapi tahun ini berbeda. Mereka sudah resmi menjadi suami istri. Hyo Jin tak tau apa yang diberikan seorang istri pada suaminya saat suaminya berulang tahun.

Ia telah berkonsultasi pada teman-temannya dan jawabannya sama semua. Ia sedikit ragu dengan jawaban dari teman-temannya. Tapi ia rasa itu akan membuat suaminya bahagia. Semoga saja.

Dan it’s time to prepare…..

*skip time*

28 Maret..

Joon Kyung berada diperjalanan pulang setelah kemarin ia harus keluar kota karna ada meeting mendadak sehingga meninggalkan Hyo Jin sendirian.

Drrrttt… Drrrttt…

“My Sexy Wife~~” itulah yang tertera pada handphone Joon Kyung.

“Tumben sekali ia menelpon ku. Mungkin ia sudah rindu padaku. “ucap Joon Kyung. Lalu ia memasang headset pada telinganya dan menekan tombol untuk menjawab panggilan dari istrinya.

“Yeobosseo, chagi.”

“Ne, yeobo~~ ah.. Kenapah..ah.. kauh.. belum.. ah~ sampaiiih… ah~” ucap Hyo Jin dengan desahan yang selalu ada disetiap kata yang ia ucapkan. Membuat seorang Joon Kyung harus menahan hasratnya.

“Chagi?? Wae geurae? Kenapa suaramu seperti itu?” ucap Joon Kyung yang mulai duduk tak nyaman.

“Ah~ akuh.. takh.. tahan lagihh~~ Cepatlah.. ah~~ Palli~~ Akuh.. membutuhkan milikmu yang panjang dan besar masuk dalam holeku yang ketat dan basah ini.. akh.. aku sangat membutuhkanmu.. Akh..Ngah~~~” ucap Hyo Jin yang diakhiri dengan pekikan kenikmatan yang Joon Kyung tau kalau itu pekikan saat Hyo Jin klimaks. Runtuh sudah pertahanan Joon Kyung. Segera ia mematian sambungan telponnya dan langsung menginjak gas sehingga mobilnya kini berlaju dengan sangat cepat. Ia tak sabar untuk ‘memakan’ istrinya yang mulai nakal.

*skip time*

Joon Kyung mamesuki rumahnya dengan tidak santai. Ia berlari menaiki anak tangga. Nafsu sudah membuatnya buta. Bagaimana pun jika seorang istri tiba-tiba menjadi agresif adalah hal yang ditunggu oleh semua suami. Termasuk Joon Kyung.

Segera ia menuju kamar dengan warna putih yang merupakan kamarnya dan sang istri. Dengan tak sabarnya, ia mendobrak  pintu putih yang tak bersalah itu.

Gelap

Itulah kata yang dapat mewakili suasana kamar ini. Tak ada penerangan sama sekali. Kecuali sinar dari lampu depan kamarnya.  Joon Kyung mulai mencari saklar lampu.

Ceklek!

Gulp

Joon Kyung setengah mati menelan air liurnya. Kenapa? Pertanyaan bagus.

Sekarang bayangkan saat kau memasuki kamarmu, ada seorang yeoja yang tak mengenakan sehelai benang pun sedang tertidur dengan kaki mengangkang di kasurmu. Yeoja itu mendesah hebat karna rangsangan dari bagian bawahnya. Sungguh membuatmu horny kan?

Nah, itulah yang sedang dialami Joon Kyung sekarang. Memang ia sudah sering melihat tubuh istrinya ini. Tapi ia tak pernah bosan. Dan sekarang lebih menarik karna ia sudah berkeringat sehingga membuat badannya sedikit mengkilap jangan lupa dengan wajahnya yang menunjukan wajah untuk dipuaskan. Sungguh nakal kan?

Joon Kyung melangkah mendekati istrinya. Ia sudah dimakan oleh nafsu yang membara. Dengan cepat ia menanggalkan dasi yang seakan mencekik lehernya karna pemandangan yang lebih dari indah itu.

“Chagiya~~ Daddy is home! Do you miss me?” ucap Joon Kyung sambil menindih tubuh indah Hyo Jin. Hyo Jin mulai membuka kelopak matanya yang sayu. Menatap sang suami dengan tatapan seduktif. Ia malah menarik leher Joon Kyung untuk mendekat dan mengecupnya singkat. Itulah yang biasa ia lakukan saat menyambut sang suami yang baru pulang.

“Daddy~~ Neomu bogoshipeo~ Selamat datang honey~ Apa kau ‘lapar’?” ucap Hyo Jin sambil berbisik ditelinga Joon Kyung.

‘mulai berani ternyata..’  batin Joon Kyung.

“Aku sangat ‘lapar’!! Sejak kemarin aku belum ‘makan’. Jadi apa istriku yang cantik ini sudah menyiapkan ‘makanan’ untuk suaminya yang tampan ini?” ucapan Joon Kyung hanya ditanggapi dengan kekehan ringan.

“Bukankah kau sudah melihatnya, yeobo? Makanan enak sudah tersedia di depan mata. Silahkan dinikmati, Master~~” ucap Hyo Jin dengan nada menggoda.

“Kalau begitu.. Selamat makan.”

Joon Kyung yang sudah tak sabar, langsung meraup bibir yeoja itu. Hyo Jin pun tak mau kalah, ia melumat bibir suaminya dengan semangat. Betapa bahagianya Joon Kyung melihat istrinya menjadi seagresif ini.

“Mphht.. mphtt…” suara desahan tertahan itu datang dari mulut Hyo Jin saat lidah Joon Kyung  dengan semangat membara menjelajahi mulut Hyo Jin.

“Sayang, kau terlalu indah untuk sekedar dilihat.” Ucapan Joon Kyung diakhiri oleh jiliatan pada bibir Hyo Jin.

Tangannya pun sudah mulai meremas buah dada Hyo Jin. Dan yang bisa Hyo Jin lakukan adalah diam dan mendesah. Tak hanya diremas, ia mulai mengulum dan menjilatnya dengan semangat. Ia merasa istrinya semakin nikmat setelah menikah.

“Langsung saja sayang,  aku sudah menahannya dari tadi. Salahkan dirimu yang terlalu menggoda.” Joon Kyung langsung membuka lebar paha Hyo Jin yang langsung memperlihatkan lubang kesukaan Joon Kyung karna masih sangat sempit walaupun sudah berkali-kali dibobol oleh Joon Kyung.

“Err.. kau.. masihh sangath sempit.. ARGH… kau terlalu menjepitku.” Ucap Joon Kyung saat ‘adik’nya berhasil masuk dengan sempurna.

“Kauh.. yang.. terlalu besarhh.. ah.. faster…Ah! disituh..” Hyo Jin hanya dapat mendesah hebat saat suaminya menemukan titik terdalamnya. Joon Kyung pun mulai menggenjot dengan kecepatan yang sangat cepat namun tak pernah meleset dari titik terdalam. Itulah mengapa Hyo Jin hanya bisa mendesah dibawah Joon Kyung. Ia terlalu hebat dalam hal ini.

“Daddy~ akuh.. sudahh.. tak tahan.. ah.. aku hampir sampai~~” ucap Hyo Jin yang mulai merasakan akan segera sampai. Hyo Jin mulai memainkan otot pusat tubuhnya yang langsung membuat Joon Kyung merasa kenikmatan.

“Na do~~ Together, baby!” Joon Kyung mulai menggenjot lebih cepat dan lebih dalam membuat Hyo Jin merem melek keenakan. Ia makin mengetatkan otot kewanitaannya sehingga junior Joon Kyung terjepit dengan sensasi yang memabukan.

“DADDY~~/BABY~~” ucap mereka bersamaannya saat mencapai titik lebur(?) mereka. Joon Kyung langsung merebahkan dirinya disamping Hyo Jin tanpa melepas tautan mereka.

Hyo Jin lemas setelah ronde pertama. Ia mempersiapkan diri sebelum ronde selanjutnya. Ia hafal sekali kalau suaminya ini tak akan puas dengan satu ronde. Ia pasti meminta lebih, mengingat tenaganya yang tak berubah walaupun sudah 5 ronde lebih. Stamina yang luar biasa.

Belum puas Hyo Jin beristirahat, tubuhnya sudah diangkat menuju pangkuan Joon Kyung. Hyo Jin hanya bisa mendesah saat Joon Kyung mulai membuat kissmark dileher Hyo Jin. Lama-lama kecupan Joon Kyung naik menuju dagu dan berhenti dibibir kissable Hyo Jin. IA kembali mengulum dan menjilat bibir Hyo Jin.

Mengerti dengan maksud Joon Kyung, Hyo Jin membuka mulutnya dan mulai mengalungkan tangannya pada leher Joon Kyung. Ciuman mereka semakin panas dan menuntut.

“Emmpth!!” erang  HyoJin saat Joon Kyung memasukan miliknya kedalam Hyo Jin secara tiba-tiba. Dan ‘little’ Joon Kyung langsung menyentuh titik terdalamnya membuat Hyo Jin merasakan kenikmatan yang luar biasa.

Joon Kyung mulai menaik-turunkan tubuh Hyo Jin. Hyo Jin melepaskan tangan Joon Kyung yang berada dipinggulnya dan mulai menunggangi suaminya dengan liar. Joon Kyung terkadang menghentakan miliknya agar lebih tertanam di dalam tubuh Hyo Jin.

Ini lah yang disukai Joon Kyung. Women on top. Karna setiap posisi ini Hyo Jin akan berubah menjadi liar dan sedikit errr… binal?

Memang saat mereka bercinta mereka tidak akan banyak berbicara. Cukup desahan dan erangan yang menjadi dialog mereka berdua. Toh buktinya, mereka tau apa yang diinginkan oleh pasangannya masing-masing.

“Daddy~~ akuh.. hampir sampai.. ah! .. “

“Sebentar lagi, baby~~” Joon Kyung mulai membantu Hyo Jin dengan menghentakan miliknya lebih keras dan langsung  menumbuk titik terdalamnya bertubi-tubi sehingga Hyo Jin kenikmatan dan lemas saking nikmatnya.  Hyo Jin merasa milik Joon kyung berkedut-kedut di dalamnya. Ia memainkan otot kewanitaannya dan Joon Kyung mengerang nikmat karna merasa miliknya sedang dijepit.

5 menit kemudian mereka kembali klimaks. Dan kini Hyo Jin benar-benar lelah. Joon Kyung memang hebat. Mungkin Hyo Jin harus sering berlatih untuk menandinginya.

Joon Kyung akhirnya melepaskan tautan mereka dan menarik selimut untuk menutupi tubuhnya dan tubuh Hyo Jin. Ia mengecup puncak kepala Hyo Jin.

“Gomawo, baby~”ucapnya sambil menciumi pipi Hyo Jin. Hyo Jin hanya dapat mengangguk dan memeluk tubuh suaminya.

“Hei baby, tell me.. kenapa kau nakal sekali hari ini pada Daddy? Kau tau, selama diperjalanan ‘adik’ Daddy sudah memberontak.” Ucap Joon Kyung sambil membelai rambut Hyo Jin.

“Apa suamiku sudah terlalu tua sehingga melupakan  hari ulangtahunnya sendiri? Kau sudah tua daddy~” ucap Hyo Jin sambil memukul dada Joon Kyung. Joon Kyung sedikit menarik diri dari Hyo Jin lalu menatapnya.

“Hah? Apa hari ini aku ulangtahun? Terimakasih yeobo telah memberi kado yang indah untukku.” Joon Kyung mencium bibir Hyo Jin sekilas dan langsung membawa Hyo Jin pada pelukannya lagi.

“Happy birthday, my lovely Daddy~ Saranghae~”

“Na do saranghae~”

“Daddy, sebenarnya ini bukan hadiah yang kupersiapkan.” Kalimat itu membuat Joon Kyung terkaget. Ditatapnya mata sang istri.

“Maksudmu, ini bukan hadiah darimu? Lalu apa kado ulangtahunku?” ucap Jonn Kyung yang mulai penasaran. Hyo Jin terbangun dan menarik laci dari meja sebelah kasurnya lalu memberikan sebuah benda yang asing di mata Joon Kyung. Benda tersebut terdapat dua garis merah. Dan Joon Kyung tak mengerti.

“Apa maksudnya? Aku tak mengerti.” Ucapnya sambil menatap benda yang merupakan testpack. Hyo Jin memukul lengan Joon Kyung dengan sedikit keras sehingga membuat telapak tangan Hyo Jin tercopy dilengannya.

“Selain tua kau itu bodoh. Kenapa aku bisa menjadi istrimu?”ucap Hyo Jin. Joon Kyung hanya mempoutkan bibirnya. Hyo Jin terkekeh lalu kembali memeluk Joon Kyung.

“Sebenarnya sebentar lagi kau akan menjadi Daddy.”

“Maksudmu? Aku sudah menjadi Daddy.”

“Aish.. maksudku kau akan menjadi Daddy dari anak yang ada dalam kandunganku!”

“Mwo? Kau hamil? Kenapa tidak bilang? Ini adalah hadiah paling menggembirakan. Aku akan memberikan apapun untuk nae aegya” Ucapnya langsung memeluk Hyo Jin. Hyo Jin membalas pelukan Joon Kyung dan mulai mencari posisi nyaman untuk tidur begitupun dengan Joon Kyung. Ia merasakan bahwa besok dan hari-hari kedepan akan melelahkan karna keinginan sang aegya.

“Yeobo, aegya ingin memakan masakan nyonya Jung. Jebal~” mohon Hyo Jin menggunakan aegyonya. Bukan masalah jika Joon Kyung harus ke rumah Nyonya Jung, yang jadi masalah adalah  Nyonya Jung adalah yeoja pemarah. Bayangkan jika sekarang pukul 02.00 pagi disuruh membuatkan makanan? Tentu akan menjadi malam yang panjang untuk Joon Kyung yang ditemani ocehan dari Nyonya Jung. Poor Joon Kyung~~

*6 tahun kemudian*

“Ya! Lee Jin Kyung! Jangan cepat-cepat! Nanti kalau terjatuh bagaimana?” teriak Hyo Jin pada seorang anak laki-laki yang sedang berlari mengikuti sang ayah yang sedang berlari juga. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya.

Kini mereka sedang menikmati liburannya disebuah danau. Piknik singkatnya.

Hyo Jin melihat anak dan suaminya sedang bermain dengan tatapan bahagia. Ia tak menyangka akan merasa sebahagia ini. Mereka berdua memang merupakan malaikat bagi Hyo Jin. Ditambah akan hadirnya seorang bayi yang akan menemani hidupnya dan melengkapi kebahagian hidup seorang Hyo Jin.

Beruntungnya Hyo Jin memiliki mereka bertiga. Ini takkan terjadi jika semua kebenaran tak terungkap. Sedikit durhaka, tapi Hyo Jin sedikit senang karna kecelakaan itu bisa mempertemukannya dengan Joon Kyung.

Bisakah Hyo Jin menganggap ini takdir?

END

 

Bagaimana? Aneh kan? Emang gak jelas sih~~

Author Cuma minta reviewnya yah..

Maaf kalau jauh dari kata rame… Author hanya mencoba.. ^^

Sampai ketemu di FF selanjutnya^^

~Cho Hyo Jin

Advertisements

Leave a Reply Here

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s